POCONG
MINTA
DISUNAT
NOVEL
by
JOHN MATHEW
Bab 1
Gugun adalah seorang pemuda baik
Gugun Suhendro , yang biasanya dipanggil Gugun
adalah seorang pemuda yang berusia 21 tahun yang baik,bersahaja,
dan sangat patuh sama ibu dan bapaknya.Gugun adalah anak pertama dari ketiga
bersaudara. Dia menjadi panutan buat adik-adiknya. Adiknya Gugun itu bernama
Andi suderajat Dan Desy cahayani. Mereka baru berusia 16 tahun dan 13
tahun. Mereka semua tinggal di cileunyi,bandung.
Kegiatan Gugun setiap
harinya menjual opak yang dibuat oleh ibunya tersebut.ternyata Gugun burungnya
juga belum di sunat.
Gugun itu tamatan SMA
saja, sedangkan adiknya masih bersekolah. Ternyata Gugun sebagai kakak
yang bertanggung jawab untuk membiayai adik-adiknya untuk menyelesaikan
sekolahnya.
SUATU HARI, ibunya
berkata kepada Gugun "Gun, kalau ibu punya uang lebih akan ibu sekolahin
kamu ke perguruan tinggi." kemudian Gugun menjawabnya " sudah, ibu
gak usah berkata itu, toh nanti Gugun cari uang sendiri buat melanjutkan ke perguruan
tinggi." Dan ibunya berkata lagi " Gun, maaf yah,ibu juga gak sempat
sunatin kamu." Saat itu ibu sibuk kerjaan dan ngurusin adik-adik
kamu ,dan uangnya juga gak cukup buat sunat, jadinya ibu gak kepikiran sunatin
kamu sampai sekarang." Gugun menjawabnya " iya ibu,jangan sedih
yah.Gugun akan tetap mencari uangnya buat sunat. "Ibu,Gugun pergi dulu yah
ingin jualan opak" tutur Gugun sambil sungkem tangannya. Tak lupa
Gugun juga sungkem keapada bapaknya juga yang berada di luar yang sedang baca
koran sambil minum kopi hitam.
Gugun berjualan opak di
dekat sekolahan. di sekolahan tersebut banyak ibu-ibu yang sedang duduk dan
sambil ngerumpi d halaman sekolah.Saat kedatangan Gugun, ibu-ibu tersebut
mengodainya. Salah satu ibu berkata "eh brondong kesini dong. ngumpul ama
kami". Kemudian Gugun menghampiri ibu-ibu yang sedang ngerumpi tersebut.
Sambil Gugun menawarkan jualan opaknya " ibu,ada yang mau opak" ,
kemudian ada ibu yang langsung berkata genit kepada gugun yang bernama ibu
genita,berusia 30 tahun,berbadan kurus bermuka cantik, belum menikah
" jangankan aku beli opak kamu,aku bisa membeli harga diri kamu." ,
semua ibu-ibu yang lain ketawa.. Gugun langsung menjawab dengan candaannya
" berarti kalau ibu membeli harga diri saya,berarti ibu harus beli semua
opak ku." Gimna ibu-ibu setuju ?, yang lain menjawab, "setuju" .
ibu genita langsung berkata dengan semangat "berarti jika aku beli semua
opak kamu." "harga diri kamu buat aku." Kemudian Gugun langsung
menjawabnya " upps, ibu genita tidak semudah yang ibu ucapkan." ibu
harus melewati 10 rintangan yang saya buat untuk anda." jika ibu tidak
bisa melewatinya berarti ibu tidak bisa mendapatkan yang ibu inginkan,dan ibu
akan gantikan saya saat berjualan opak ini selama seminggu ."
Ibu genita langsung
berani tantangan yang di ajukan oleh gugun. Kemudian ibu Genita berkata
"emang 10 tantangan itu apa ?" .Gugun langsung menjawab
pertanyaan ibu Genita tersebut dan memulaikan tantangan yang akan
dibuat. pertama,harus push up sebanyak 100 kali. kedua, harus lari sebanyak 50
kali.ketiga, harus sit up sebanyak 100 kali. keempat, harus berdiri dengan 1
kaki sambil lidah menjulur seperti hewan anjing selama 3 jam. Kelima,harus
menggodai para lelaki setiap yang lagi jalan sebanyak 50 orang. keenam, harus
memberi penghormatan bendera merah putih di tiang selama 2 jam.ketujuh,harus
makan pakai garam selama 1 hari.kedelapan,harus makan bunga melati sebanyak 100
bunga. kesembilan,harus meminum juice buah mengkudu sebanyak 1 liter. dan
tantangan terakhir , harus memakan jengkol sebanyak 20 buah.
"Gimana ibu genita
berani tantangan yang saya sebutkan tadi ?" tutur Gugun tersebut. kemudian
Ibu Genita langsung menjawab dengan serius, "oke saya akan berani
terima tantangan anda." Gugun langsung berkata lagi " jika,anda tidak
kuat menjalani tantangan tersebut akan gantikan saya berjualan dan ibu
tidak bisa mendapatkan harga diri saya. dan tantangan ini akan dilaksanakan
selama 4 hari." Ibu genita menjawabnya "oke,saya berani terima
tantangan kamu."
Setelah memberikan
tantangan yang telah dibuat Gugun berpamit pulang kepada ibu-ibu yang hobinya
ngerumpi dan ibu-ibu itu langsung menjawab "hati-hati di jalan yah
berondong." Gugun langsung menjawab dengan muka berseri-seri "iya ibu
, terima kasih. Gugun langsung menuju kerumah.Hasil jualannya telah habis
dibeli sama ibu Genita tadi. total yang di dapat hari ini berjumlah 30 ribu
saja. Gugun kembali ke rumah dengan berjalan kaki. Rumah sama sekolah sangat
dekat. jadinya dia berjalan kaki.
Sesampai di rumah, uang
tersebut di kasihkan ke ibunya. Sedangkan di rumahnya gugun ,di garasinya ,
dibuat sebuah warung. Gugun berkata kepada ibunya " ibu buat warung untuk
apa ?" . Kemudian ibunya langsung menjawab "iya,nak ibu buat ini
supaya hasil pendapatan kita supaya lebih banyak lagi."
ibu ,Gugun,andy , dan
desy membantu bapak membuat sebuah warung kecil yang ada di halaman rumah
mereka. Mereka semua bersemangat untuk membangun warung tersebut. Mereka semua
mengikuti kerangka denah rumah yang sudah dibuat oleh bapaknya.Waktu terus
berjalan,warung semakin liat pondasi dan terlihat juga semakin berdiri
bangunannya. Pembangunan warung tersebut di bantu oleh tukang
bangunannya.
Seminggu kemudian,
warung tersebut sudah jadi menjadi bagus. Ibu dan bapak mencari makanan yang sangat
cocok buat di warungnya dengan angkutan . dan saya bersama dengan kedua
adik gugun, menjaga rumah dan menunggu warung baru tersebut. 1 jam ibu dan
bapak baru sampai rumah, dan ibu merapihkan warung dan membersihkan tempat
tersebut sambil menaruh makanan atau bisa di sebut dengan jajanan di warung
itu.
Kami semua membantu ibu
membersihkan warung yang penuh debu, mulai dari menyapu dan mengepel kita
laksanakan. Ibu dan bapak sangat senang saat saya membantunya. Setelah
membereskan warung dengan rapi dan bersih.Gugun langsung membuat kan kopi
dan gorengan buat bapak dan jualan warung.
ibu sedang jaga di
warung dan bapak sedang santai duduk di teras sambil membaca koran. Setelah
membuatkan kopi dan gorengan,gugun langsung berjualan opak. Gugun langsung membawa
opak jualan nya menuju ke sekolahan biasa yang ia jualan di sana.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar