Kamis, 08 Desember 2011

tali kehidupan


Tali KEHIDUPAN

“kehidupan yang pahit atau manis yang harus dilalui dari sebuah kehidupan ”


 
                                                                                                          

                                                                   A NOVEL BY


JOHN  MATHEW







BASED ON A TRUE STORY 
















BAB 1

AWAL KEHIDUPAN SAYA


Kota rangkasbitung adalah kota yang paling indah dan kota perekonomian di daerah  Jawa Barat .   Kota tersebut  mempunyai semboyan yaitu “Lebak Bertauhid”.  Semboyan Lebak  Bertauhid itu mempunyai arti  masyarakat kabupaten lebak yang taat akan agama,karena mayoritas masyarakat lebak yaitu muslim,yang selalu berpedoman pada Allah. Di kota tersebut sangat banyak penduduknya  seperti kota lainnya,dan juga di kota tersebut banyak dibangun pusat perbelanjaan. Kota Rangkasbitung,kabupaten lebak,banten .di kota tersebutlah saya dilahirkan oleh mama. Sebelum saya dilahirkan oleh mama. saya ditinggalkan oleh papa  selama saya masih dalam kandung berusia tiga bulan. Saya sangat sedih ditinggalkan olehnya. Saya dilahirkan padatanggal 17 agustus  tahun 1993 dengan nama Muhammad Yusuf. Biasanya saya panggilannya Ucup.Mama saya berjuang sendiri dalam menghidupi saya dalam kehidupan ini. Mama menyekolahkan saya di SDN Calung Bungur 3.
Di sekolah tersebutlah saya menempuh pendidikan dan pembelajaran.Di sekolah tersebut saya mengikuti banyak kegiatan,sehingga saya menjadi murid yang berprestasi di sekolah. Setelah saya pulang dari sekolah, saya mengikuti pengajian. Saya mengikuti pengajian untuk mempertebal iman saya. Saya mendengarkan ceramah dari mulut ustad. Setelah saya selesai pengajian,saya membantu mama di rumah.Setiap harinya saya selalu membantu mama. Saat pembagian Rapor, saya Cuma bersama mama saja. Temen-temen saya selalu ditemani papa  dan mama juga. Setiap aku terima rapor dan melihat temen-temenku yang selalu ceria karena keluarganya masih lengkap.Walaupun hasil di rapor ku selalu bagus dengan hasilnya, tapi hati kecil ku sedih tidak bisa sebahagia seperti teman-temanku yang masih punya keluarga lengkap. Saya selalu merenung saat sendirian yang tidak ada yang menemani aku berbicara.

            Waktu terus berjalan Setelah saya menyelesaikan pendidikan selama enam tahun di SDN Calung Bungur 3, saya melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi lagi dari sekolah dasar. Saya menempuh pendidikan lagi di Mts.Alingga Sajira. Disinilah saya menempuh pendidikan lagi. Disekolah ini saya menjadi murid yang berprestasi. Setelah saya selesai menempuh pendidikan selama tiga tahun di Mts.Alingga Sajira.Setelah kelulusan dari Mts.Allingga Sajira,yang mengambil surat kelulusan adalah sang nenek ku yang tercinta.Saya langsung ditawarkan kerjaan oleh tante melalui telepon. Kemudian saya langsung mengikuti perkataan tante. Lalu saya mengikuti tante  yang ada di Jakarta. Sebelum Saya ke Jakarta,saya mempersiapkan barang bawaan untuk kehidupan di jakarta,saya berpamitan sama mamaku yang tercinta dan kakek ku. Saya berkata ke mama “ma,ucup mau kerja ke Jakarta,di jakarta ada panggilan kerja? , mama langsung menatap matanya dengan berbinar-binar sambil berkata kepadanya “ Ucup , kamu bekerja di Jakarta dengan baik yah ?.kemudian ucup berjalan menuju keluar sambil menenteng tas yang sangat besar. Lalu mama berpesan lagi kepada ucup “ ucup kalau kamu punya uang lebih ,jangan kamu habis-habiskan yah, kasih ke kotak amal yang ada di mesjid,kamu jangan lupa selalu sholat yah,karena dengan sholat aja kamu bisa memperteguhkan iman kamu, dan kamu juga jangan pengaruh sama pergaulan di kota jakarta”.  Ucup berkata kepada mamanya dengan sopan “ baik mama,ucup akan mendengarkan mama dan aku akan ikuti pesan mama”.
 Kemudian mama langsung memeluk saya dengan penuh kasih sayang. Mama  sambil memeluk saya dan mengeluarkan tetesan air mata yang jatuh di pundak saya,saya juga ikut mengeluarkan air mata dan harus meninggalkan mama bersama nenek dan kakek,saya berpamitan kepada mereka semua.Kemudian Ucup angkat kaki dari rumah,dan sambil  membawa barang bawaan untuk di jakarta. Saya langsung menuju ke terminal,sebelumnya saya sudah memesan tiket bus yang menuju ke jakarta. Sesampai di terminal saya menunggu bus yang belum dateng,di terminal saya membeli minuman dan makanan kecil yang telah ada pedagang yang menjualnya. Sekitar satu jam , saya menunggu bus yang belum sampai di terminal. 
Di terminal saya sempat ketiduran karena menunggu bus yang sangat lama datangnya. Kemudian Bus primajasa Ac yang jurusan menuju Rangkasbitung-Tanjung priuk itu datang. Setelah itu saya naik bus yang menuju ke Rangkasbitung-Tanjung priuk. Di dalam bus,saya memakan makanan kecil yang telah ada di dalam tas saya sembil melihat pemandangan yang ada di jalan.disamping duduk saya ada seorang laki-laki  separuh baya yang sedang asyik membaca koran, diseberang duduk saya ada seorang wanita cantik yang sedang mendengarkan musicnya melalui handphonenya. Didalam bus primajasa saya merenung dan selalu kebayang wajah mama,nenek dan kakek, saya bakal kangen sama mereka.setelah saya memakan makanan kecil yang ada di tas saya, saya langsung pasangkan handfree ke handphone saya. Saya mendengarkan lagu yang enak yang ada di handphone saya.
Handfree yang sudah terpasang di telinga saya,kemudian kedua mata saya pejamkan,kemudian saya tertidur dengan nyenyak. Beberapa jam kemudian,saya terbangun dari tidur yang sangat nyenyak,ternyata bus primajasa yang saya tumpangi mengalami kemacetan di jalan raya yang sangat padat sekali.Sehingga jalan tersebut berjalan dengan lambat sekali seperti kura-kura yang sedang berjalan.
Dan tiba-tiba di jalan raya hujan deras,membuat semua kendaraan yang harus extra hati-hati supaya tidak terjadi kecelakaan di jalan.waktu semakin larut malam,semua harus menyalakan lampu kabut supaya jalan tersebut kelihatan dengan jelas.banyak Truck tronton dijalan membuat kendaraan minggir supaya tidak terkena truck tersebut.
            Walaupun saya berada di dalam bus tersebut ,melihat banyak truck troton membuat buluk kuduk berdiri,membuat saya takut terkena truck tersebut. Selain Truck tronton juga ada bus yang lain yang mendahului jalur truck itu. Di pinggir banyak juga pohon yang sudah kelihatan rapuh,membuat suasana semakin ngeri,ditambah lagi jalan raya yang berliku-liku, Membuat penumpang bus yang ingin muntah.
Ternyata penumpang bus primajasa yang ada 50 orang,yang saya tumpangi. Ada salah satu  penumpang yang tak kuat merasakan jalanan yang berliku-liku,sehingga penumpang itu muntah,untungnya penumpang tersebut membawa kantong kresek hitam,dia menunpahkan muntahnya didalam plastik tersebut. Saya melihat kejadian tersebut,perut saya menjadi ikut mual.tetapi saya langsung pejamkan mata dan tak mempedulikan orang yang  muntah itu.
Waktu semakin cepat berputar,dari malam burubah menjadi pagi,Bus primajasa dengan tujuan ke terminal Tanjung priuk,semakin dekat. Setelah berlama saya duduk di bangku bus primajasa Ac. Akhirnya Bus primajasa AC tersebut berhenti di terminal Tanjung Priuk.Di Tanjung priuk,saya langsung mencari bus yang menuju ke arah ke jakarta.Akhirnya saya menemukan sebuah angkotan yang menuju ke jakarta. Ternyata angkotan tersebut adalah metromini yang jurusan senen-kampung melayu-matraman.kemudian saya langsung menaiki angkutan tersebut yang sesuai jurusan akan dilewatinya.


BAB 2

AWAL DARI SEBUAH PEKERJAAN

            Sampai di Matraman,ucup langsung mencari angkutan  yang jurusan yang ke arah Jalan Pramuka. Akhirnya ,saya sampai di tempat play music studio.Sesampai di sana,saya bertemu dengan tante. Tante langsung berkata kepadaku dengan suara halus “kamu sudah kabari mama kalau kamu mau kerja di tempat tante ?” kemudian ucup berkata “ sudah tante,tante tidak perlu khawatir,aku sudah berbicara baik-baik sama mama”,malahan kata mama “aku disini harus mandiri dan harus hati-hati di kota jakarta.” Oke lah , kalau kamu sudah diperbolehkan sama mama kamu”. Yang penting kamu di sini harus rajin” tutur Tante. Kemudian ucup langsung berucap “ iya tante,ucup akan berusaha rajin,agar bisa meringankan beban orang tua” . “Tante, sudah tahu ucup,makanya itu kamu harus tunjukkin kalau kamu di jakarta ini bisa bekerja,jangan Cuma mengharapakan dari mama kamu” tutur tante. “oke tante, ucup akan laksakan tugas hari ini.”tutur Ucup dengan penuh semangat. “Baiklah ucup, mulai hari ini kamu diterima di pekerjaan ini,yang penting kamu siap dan penuh semangat buat jalani pekerjaan itu” tutur tante. “Oke,semua tas kamu taruh di kamar paling belakang yah” tutur tante. “Baiklah,tante ucup akan bawa barang-barang ke kamar belakang”jawab ucup, sambil membawa tas yang sangat berat dan besar itu.
“Sekarang ini, tugas kamu menyapa para tamu dengan ramah dan sopan,jika kalau ada  tamu ,kamu harus menawarkan minuman dan makanan ,”ujar tantenya. Kemudian Ucup langsung menjawab dengan sopan “ baik tante,ucup akan jalankan yang  tante tugaskan ke aku”.  Waktu terus berjalan, Tamu berdatangan di play music studio ,ucup langsung menjalankan apa yang diperintahkan oleh tantenya. Setelah tamu pulang,ucup memberes-beres tempat tersebut. Mulai dari menyapu hingga mengepel tempat itu,Supaya tempat iteu terlihat menjadi bersih dan rapi.Supaya tamu yang dateng ke tempat tersebut merasa nyaman dan enak buat bermain music.
Seharian ucup menjalani pekerjaan pertama kalinya di kota Jakarta. Walaupun Ucup sangat  kelelahan hari ini,tapi dia sangat santai menjalani pekerjaannya. Waktu terus berjalan, dari siang berubah menjadi malam hari. Ucup setelah selesai pekerjaannya,dia langsung mengobrol dengan tantenya.Setelah selesai mengobrol dengan tantenya. Ucup berpamitan mau tidur kepada tantenya,dan Ucup langsung menuju kamarnya yang berada di belakang. Sebelum tidur,Ucup melakukan sholat dan berdoa untuk keluarga yang berada di kampungnya.Ucup mengeluarkan air mata saat dia berdoa buat keluarganya yang berada di kampung.Ucup teringat wajah ibunya. Untungnya dia membalas rasa kangen sama mamanya adalah dengan cara memeluk fotonya yang telah dibingkai,yang diambil dari kamar mamanya. Setelah sholat,dia langsung mengambil foto mamanya yang ada di dalam tas besarnya. Dia langsung  menuju ke tempat tidur sembari memeluk foto mamanya. Kemudian Ucup berbaring di tempat tidur dan fotonya diletakkan disamping dekat bantal dansambari memeluk guling  kesayangan itu.Dan kedua matanya Ucup mulai dipejamkan.
Waktu terus berputar,Pagi pun telah tiba.