Tali KEHIDUPAN
“kehidupan yang pahit atau manis yang harus dilalui dari sebuah kehidupan ”
A NOVEL BY
JOHN MATHEW
BASED ON A TRUE STORY
BAB 1
AWAL
KEHIDUPAN SAYA
Kota
rangkasbitung adalah kota yang paling indah dan kota perekonomian di
daerah Jawa Barat . Kota tersebut mempunyai semboyan yaitu “Lebak
Bertauhid”. Semboyan Lebak Bertauhid itu mempunyai arti masyarakat kabupaten lebak yang taat akan
agama,karena mayoritas masyarakat lebak yaitu muslim,yang selalu berpedoman
pada Allah. Di kota tersebut sangat banyak penduduknya seperti kota lainnya,dan juga di kota
tersebut banyak dibangun pusat perbelanjaan. Kota Rangkasbitung,kabupaten
lebak,banten .di kota tersebutlah saya dilahirkan oleh mama. Sebelum saya
dilahirkan oleh mama. saya ditinggalkan oleh papa selama saya masih dalam kandung berusia tiga
bulan. Saya sangat sedih ditinggalkan olehnya. Saya dilahirkan padatanggal 17
agustus tahun 1993 dengan nama Muhammad
Yusuf. Biasanya saya panggilannya Ucup.Mama saya berjuang sendiri dalam
menghidupi saya dalam kehidupan ini. Mama menyekolahkan saya di SDN Calung
Bungur 3.
Di sekolah
tersebutlah saya menempuh pendidikan dan pembelajaran.Di sekolah tersebut saya
mengikuti banyak kegiatan,sehingga saya menjadi murid yang berprestasi di
sekolah. Setelah saya pulang dari sekolah, saya mengikuti pengajian. Saya
mengikuti pengajian untuk mempertebal iman saya. Saya mendengarkan ceramah dari
mulut ustad. Setelah saya selesai pengajian,saya membantu mama di rumah.Setiap
harinya saya selalu membantu mama. Saat pembagian Rapor, saya Cuma bersama mama
saja. Temen-temen saya selalu ditemani papa
dan mama juga. Setiap aku terima rapor dan melihat temen-temenku yang
selalu ceria karena keluarganya masih lengkap.Walaupun hasil di rapor ku selalu
bagus dengan hasilnya, tapi hati kecil ku sedih tidak bisa sebahagia seperti
teman-temanku yang masih punya keluarga lengkap. Saya selalu merenung saat
sendirian yang tidak ada yang menemani aku berbicara.
Waktu terus berjalan Setelah saya
menyelesaikan pendidikan selama enam tahun di SDN Calung Bungur 3, saya
melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi lagi dari sekolah dasar.
Saya menempuh pendidikan lagi di Mts.Alingga Sajira. Disinilah saya menempuh
pendidikan lagi. Disekolah ini saya menjadi murid yang berprestasi. Setelah
saya selesai menempuh pendidikan selama tiga tahun di Mts.Alingga Sajira.Setelah
kelulusan dari Mts.Allingga Sajira,yang mengambil surat kelulusan adalah sang
nenek ku yang tercinta.Saya langsung ditawarkan kerjaan oleh tante melalui telepon.
Kemudian saya langsung mengikuti perkataan tante. Lalu saya mengikuti tante yang ada di Jakarta. Sebelum Saya ke Jakarta,saya
mempersiapkan barang bawaan untuk kehidupan di jakarta,saya berpamitan sama
mamaku yang tercinta dan kakek ku. Saya berkata ke mama “ma,ucup mau kerja ke
Jakarta,di jakarta ada panggilan kerja? , mama langsung menatap matanya dengan
berbinar-binar sambil berkata kepadanya “ Ucup , kamu bekerja di Jakarta dengan
baik yah ?.kemudian ucup berjalan menuju keluar sambil menenteng tas yang
sangat besar. Lalu mama berpesan lagi kepada ucup “ ucup kalau kamu punya uang
lebih ,jangan kamu habis-habiskan yah, kasih ke kotak amal yang ada di
mesjid,kamu jangan lupa selalu sholat yah,karena dengan sholat aja kamu bisa
memperteguhkan iman kamu, dan kamu juga jangan pengaruh sama pergaulan di kota
jakarta”. Ucup berkata kepada mamanya
dengan sopan “ baik mama,ucup akan mendengarkan mama dan aku akan ikuti pesan
mama”.
Kemudian mama
langsung memeluk saya dengan penuh kasih sayang. Mama sambil memeluk saya dan mengeluarkan tetesan
air mata yang jatuh di pundak saya,saya juga ikut mengeluarkan air mata dan
harus meninggalkan mama bersama nenek dan kakek,saya berpamitan kepada mereka
semua.Kemudian Ucup angkat kaki dari rumah,dan sambil membawa barang bawaan untuk di jakarta. Saya
langsung menuju ke terminal,sebelumnya saya sudah memesan tiket bus yang menuju
ke jakarta. Sesampai di terminal saya menunggu bus yang belum dateng,di
terminal saya membeli minuman dan makanan kecil yang telah ada pedagang yang
menjualnya. Sekitar satu jam , saya menunggu bus yang belum sampai di
terminal.
Di terminal saya sempat ketiduran karena menunggu bus
yang sangat lama datangnya. Kemudian Bus primajasa Ac yang jurusan menuju
Rangkasbitung-Tanjung priuk itu datang. Setelah itu saya naik bus yang menuju
ke Rangkasbitung-Tanjung priuk. Di dalam bus,saya memakan makanan kecil yang
telah ada di dalam tas saya sembil melihat pemandangan yang ada di jalan.disamping
duduk saya ada seorang laki-laki separuh
baya yang sedang asyik membaca koran, diseberang duduk saya ada seorang wanita
cantik yang sedang mendengarkan musicnya melalui handphonenya. Didalam bus
primajasa saya merenung dan selalu kebayang wajah mama,nenek dan kakek, saya
bakal kangen sama mereka.setelah saya memakan makanan kecil yang ada di tas
saya, saya langsung pasangkan handfree ke handphone saya. Saya mendengarkan
lagu yang enak yang ada di handphone saya.
Handfree yang sudah terpasang di telinga saya,kemudian
kedua mata saya pejamkan,kemudian saya tertidur dengan nyenyak. Beberapa jam
kemudian,saya terbangun dari tidur yang sangat nyenyak,ternyata bus primajasa
yang saya tumpangi mengalami kemacetan di jalan raya yang sangat padat
sekali.Sehingga jalan tersebut berjalan dengan lambat sekali seperti kura-kura
yang sedang berjalan.
Dan tiba-tiba di jalan raya hujan deras,membuat semua
kendaraan yang harus extra hati-hati supaya tidak terjadi kecelakaan di
jalan.waktu semakin larut malam,semua harus menyalakan lampu kabut supaya jalan
tersebut kelihatan dengan jelas.banyak Truck tronton dijalan membuat kendaraan
minggir supaya tidak terkena truck tersebut.
Walaupun saya berada di dalam bus tersebut ,melihat banyak truck troton membuat buluk kuduk berdiri,membuat saya takut terkena truck tersebut. Selain Truck tronton juga ada bus yang lain yang mendahului jalur truck itu. Di pinggir banyak juga pohon yang sudah kelihatan rapuh,membuat suasana semakin ngeri,ditambah lagi jalan raya yang berliku-liku, Membuat penumpang bus yang ingin muntah.
Walaupun saya berada di dalam bus tersebut ,melihat banyak truck troton membuat buluk kuduk berdiri,membuat saya takut terkena truck tersebut. Selain Truck tronton juga ada bus yang lain yang mendahului jalur truck itu. Di pinggir banyak juga pohon yang sudah kelihatan rapuh,membuat suasana semakin ngeri,ditambah lagi jalan raya yang berliku-liku, Membuat penumpang bus yang ingin muntah.
Ternyata penumpang bus primajasa yang ada 50 orang,yang
saya tumpangi. Ada salah satu penumpang
yang tak kuat merasakan jalanan yang berliku-liku,sehingga penumpang itu
muntah,untungnya penumpang tersebut membawa kantong kresek hitam,dia
menunpahkan muntahnya didalam plastik tersebut. Saya melihat kejadian
tersebut,perut saya menjadi ikut mual.tetapi saya langsung pejamkan mata dan
tak mempedulikan orang yang muntah itu.
Waktu semakin cepat berputar,dari malam burubah menjadi
pagi,Bus primajasa dengan tujuan ke terminal Tanjung priuk,semakin dekat.
Setelah berlama saya duduk di bangku bus primajasa Ac. Akhirnya Bus primajasa
AC tersebut berhenti di terminal Tanjung Priuk.Di Tanjung priuk,saya langsung
mencari bus yang menuju ke arah ke jakarta.Akhirnya saya menemukan sebuah
angkotan yang menuju ke jakarta. Ternyata angkotan tersebut adalah metromini
yang jurusan senen-kampung melayu-matraman.kemudian saya langsung menaiki
angkutan tersebut yang sesuai jurusan akan dilewatinya.
BAB 2
AWAL DARI SEBUAH PEKERJAAN
Sampai
di Matraman,ucup langsung mencari angkutan
yang jurusan yang ke arah Jalan Pramuka. Akhirnya ,saya sampai di tempat
play music studio.Sesampai di sana,saya bertemu dengan tante. Tante langsung
berkata kepadaku dengan suara halus “kamu sudah kabari mama kalau kamu mau
kerja di tempat tante ?” kemudian ucup berkata “ sudah tante,tante tidak perlu
khawatir,aku sudah berbicara baik-baik sama mama”,malahan kata mama “aku disini
harus mandiri dan harus hati-hati di kota jakarta.” Oke lah , kalau kamu sudah
diperbolehkan sama mama kamu”. Yang penting kamu di sini harus rajin” tutur
Tante. Kemudian ucup langsung berucap “ iya tante,ucup akan berusaha rajin,agar
bisa meringankan beban orang tua” . “Tante, sudah tahu ucup,makanya itu kamu
harus tunjukkin kalau kamu di jakarta ini bisa bekerja,jangan Cuma
mengharapakan dari mama kamu” tutur tante. “oke tante, ucup akan laksakan tugas
hari ini.”tutur Ucup dengan penuh semangat. “Baiklah ucup, mulai hari ini kamu
diterima di pekerjaan ini,yang penting kamu siap dan penuh semangat buat jalani
pekerjaan itu” tutur tante. “Oke,semua tas kamu taruh di kamar paling belakang
yah” tutur tante. “Baiklah,tante ucup akan bawa barang-barang ke kamar
belakang”jawab ucup, sambil membawa tas yang sangat berat dan besar itu.
“Sekarang ini, tugas kamu menyapa para tamu dengan ramah
dan sopan,jika kalau ada tamu ,kamu
harus menawarkan minuman dan makanan ,”ujar tantenya. Kemudian Ucup langsung
menjawab dengan sopan “ baik tante,ucup akan jalankan yang tante tugaskan ke aku”. Waktu terus berjalan, Tamu berdatangan di
play music studio ,ucup langsung menjalankan apa yang diperintahkan oleh
tantenya. Setelah tamu pulang,ucup memberes-beres tempat tersebut. Mulai dari
menyapu hingga mengepel tempat itu,Supaya tempat iteu terlihat menjadi bersih
dan rapi.Supaya tamu yang dateng ke tempat tersebut merasa nyaman dan enak buat
bermain music.
Seharian ucup menjalani pekerjaan pertama kalinya di kota
Jakarta. Walaupun Ucup sangat kelelahan
hari ini,tapi dia sangat santai menjalani pekerjaannya. Waktu terus berjalan,
dari siang berubah menjadi malam hari. Ucup setelah selesai pekerjaannya,dia langsung
mengobrol dengan tantenya.Setelah selesai mengobrol dengan tantenya. Ucup
berpamitan mau tidur kepada tantenya,dan Ucup langsung menuju kamarnya yang
berada di belakang. Sebelum tidur,Ucup melakukan sholat dan berdoa untuk
keluarga yang berada di kampungnya.Ucup mengeluarkan air mata saat dia berdoa
buat keluarganya yang berada di kampung.Ucup teringat wajah ibunya. Untungnya
dia membalas rasa kangen sama mamanya adalah dengan cara memeluk fotonya yang
telah dibingkai,yang diambil dari kamar mamanya. Setelah sholat,dia langsung
mengambil foto mamanya yang ada di dalam tas besarnya. Dia langsung menuju ke tempat tidur sembari memeluk foto
mamanya. Kemudian Ucup berbaring di tempat tidur dan fotonya diletakkan
disamping dekat bantal dansambari memeluk guling kesayangan itu.Dan kedua matanya Ucup mulai
dipejamkan.
Waktu terus berputar,Pagi pun telah tiba.